Sahih Muslim
1254

Dan telah meceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] ia berkata; saya bertanya kepada [Zaid bin Arqam], "Berapa kali Anda berperang bersama dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Ia menjawab, "Tujuh belas kali." Abu Ishaq berkata; Dan telah menceritakan kepadaku Zaid bin Arqam bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah berperang sebanyak sembilan belas kali, dan setelah hijrah beliau mengerjakan haji hanya sekali, yaitu haji wada'. Abu Ishaq berkata; Dan lain lagi ketika beliau masih di Makkah

1254.02

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Ibnu Al Basyar] sedangkan lafadznya dari Ibnu Al Mutsanna, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] bahwa [Abdullah bin Yazid] keluar untuk shalat istisqa' bersama-sama dengan manusia, kemudian dia shalat dua rakaat dan beristisqa' (do'a minta hujan), dia berkata, "Saat itu aku bertemu dengan Zaid bin Arqam." Dia melanjutkan, "Dan tidak ada seorang pun antara kami dengan dia melainkan ada seorang laki-laki, atau mengatakan, "antara aku dengan dia ada seorang laki-laki." Abdullah bin Yazid berkata, "Lantas aku bertanya kepadanya, "Berapa kalikah Rasulullah ikut berperang?" dia menjawab, "Sembilan belas kali." Aku bertanya lagi, "Berapa kalikah kamu ikut berperang bersama-sama dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" dia menjawab, "Tujuh belas kali peperangan." Abdullah berkata, "Lantas aku bertanya, 'Peperangan apa yang pertama kali beliau ikuti? dia menjawab, "Perang Dzatul 'Usair atau 'Usyair

1254.03

Dan telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Zaid bin Arqam] ia mendengarnya darinya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berperang sebanyak sembilan belas kali peperangan. Dan setelah hijrah, beliau hanya melakukan haji hanya sekali, beliau belum pernah melakukan haji selain haji Wada